oleh

Steam Diblokir, Warganet: Saya Rugi Rp 300juta?

ONEKLIK techno | Belum genap 24 jam usai pemblokiran Steam yang Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lakukan sudah menuai banyak kontroversi.

Steam sendiri merupakan sebuah perusahaan platfrom games digital yang dapat membantu para publisher dan developer untuk memasarkan game-nya.

Akibat dari pemblokiran Steam, maka banyak warga Indonesia yang sudah memiliki akun tidak bisa mengakses layanan di dalamnya.

Alhasil para pengguna Steam di Indonesia langsung menghujani komentar atau tweet yang nyeleneh terhadap kominfo. Mirisnya terdapat warga net menggungkapkan kekesalannya karena alami kerugian akibat pemblokiran Steam ini.

Bahkan tidak sedikit dari mereka yang membandingkan Steam dengan situs judi online yang saat ini tidak ada pemblokiran.

“Tolong di-refund ya Pak ini kerugian saya sekitar Rp. 300 juta karena kementerian boomer, ini baru Steam Pak. Belum akun Epic dan Origin saya, saya beli pakai uang halal bukan korup APBN ya Pak, yang halal diblok, judi online malah aman kocak #blokirKominfo,” tulis pemilik akun Twitter @razfaren, Sabtu (30/7/2022).

Pengguna akun @razfaren menumpahkan uneg-unegnya dengan me-repply akun Twitter, yang memang menjadi sarana kemarahan warganet. Dia pun menanggapi status Menkominfo Johnny G Plate yang melakukan kunjungan kerja ke Los Angeles, Amerika Serikat untuk memastikan kemajuan pembuatan satelit di Boeing, SpaceX, dan Hughes Network System.

Tidak hanya warganet, salah satu pengguna Steam asal Belitung juga ikut merasakan kekecewaannya terhadap pemblokiran Steam ini. Bahkan kepada media ini ia mengaku mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah.

“Saya baru mau jual akun saya semalam karena saya pensi main game. Tapi udah gak bisa lagi. Dulunya saya habis sekitar Rp 12 jutaan untuk akun saya dari tahun 2014 itu,” kata pemilik akun Gajeel ini.

Akun Lain

Sejak pemblokiran sejumlah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat, membuat ribuan warganet menjadikan akun @kemkominfo sebagai sasaran kemarahan publik. Pemblokiran ini terjadi per Sabtu, lantaran tenggat pendaftaran PSE yang Kemenkominfo buat adalah pada Jumat, 29 Juli 2022 sampai pukul 23.59 WIB.

Youtuber Mouldie Satria Eka Putra juga geram dengan langkah Kemenkominfo tersebut. Menurutnya, pemblokiran Steam dan aplikasi lain membuat banyak warga yang merasa di rugikan.

“Ngga bisa main game di Steam? Inilah hasil dari taat bayar pajak kalian gaes. Jangan lupa dua tahun lagi pilih badut badut ini lagi buat ngelola uang kalian diapain aja. Kalau ngga milih, nanti orang jahat yang kepilih. Jadi gunakan suara kalian. Dipaksa milih badut nggak becus kerja,” kata pemilik akun Twitter @mouldie_sep tersebut.


Kuy, kepoin berita update lainnya dari media Onekliknews.com dengan join ke Grup Telegram “Onekliknews.com Update”. Klik link ini jika ingin bergabung https://t.me/onekliknews, Eeits tapi sebelumnya pastikan ponsel kamu sudah ada Aplikasi Telegram yaa.

Jangan lupa juga untuk Like Fanfage Facebook, Follow Instagram dan Subscribe channel Youtube One Klik News. Klik tulisan Biru Yaa gaes. . .

Editor: Faizal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 komentar

News Feed