Polda Babel Pecat Dua Oknum Polisi Terlibat LGBT, Begini Keterangan Kabid Humas

polisi lgbt
Ilustrasi LGBT.

PANGKALPINANG, ONEKLIKNEWS.COMPolda Babel memecat atau sanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) dua oknum anggota polisi karena pelanggaran tercela terlibat Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Komisi Kode Etik Polda Bangka Belitung menjatuhkan sanksi PTDH kepada dua oknum polisi terlibat LGBT itu pada Kamis (12/1/23). Keduanya yakni Bripda RFO dan Bripda RA.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol A Maladi mengatakan, bahwa kedua oknum tersebut sudah mendapat sanksi pada Sidang KKEP.

“Dari hasil sidang pada Kamis yang lalu yang dipimpin Kabid Propam, kedua oknum tersebut dijatuhi sanksi PTDH. Karena diduga telah melakukan pelanggaran tercela,” kata Kombes Pol A Maladi, Kamis (19/1/2023) malam.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan dari Bid Propam Polda Babel, dua oknum anggota ini melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri yakni Pasal 13 Ayat (1) PP RI No. 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

Selain itu, pelanggaran lain pada Pasal 8 huruf C Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Polri.

Selain itu, lanjut Kombes Pol A Maladi, kedua oknum anggota ini juga melanggar Pasal 13 huruf d Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Polri.

“Intinya, pasal-pasal tersebut berbunyi setiap Pejabat Polri dalam Etika Kepribadian wajib mentaati dan menghormati norma hukum, norma agama, norma kesusilaan serta dalam Etika Kepribadian. Dilarang melakukan perilaku penyimpangan seksual dan disorientasi seksual” jelas Kombes Pol A Maladi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.