Terdakwa Dugaan Korupsi SMP Negeri 8 Tanjungpandan Sebut Nama Anggota DPRD dalam Persidangan

sidang korupsi smp negeri 8 tanjungpandan
Sidang dugaan korupsi SMP Negeri 8 Tanjungpandan secara Zoom meeting.

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COMSalah satu terdakwa perkara tindak pidana korupsi pembangunan unit gedung baru SMP Negeri 8 Tanjungpandan, Juhri menyebut nama salah satu anggota DPRD Kabupaten Belitung dalam persidangan, Senin (16/1/2023).

Juhri yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pengadaan Detail Engineering Desain (DED). Menurutnya dalam persidangan, pengadaan fasilitas dan DED karena ada permintaan dari anggota DPRD Kabupaten Belitung berinisial PCN.

Kasi Intelijen Kejari Belitung MT Robby Anggoro mengatakan, PCN meminta terdakwa untuk mempercepat proses pengadaan DED. Bahkan terdakwa korupsi SMP Negeri 8 ini mengakui telah menerima uang Rp 5 juta dari penyedia yang menitipkan uang pengganti.

“Terdakwa selaku PPK juga mengaku tidak mengecek dengan baik proses pengadaan dalam pembuatan unit sekolah baru SMPN 8 Tanjungpandan ini,” kata MT Robby Anggoro, Senin (16/1/2023).

Dalam persidangan tersebut, Juhri juga mengaku dan menyesali perbuatannya.

Selain Juhri, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung juga mendatangkan terdakwa lainnya, Suardi dalam persidangan. Ia merupakan penyedia jasa dalam persidangan melalui video conference dengan aplikasi Zoom.

Sedangkan JPU Kejari Belitung Wildan Akbar Rosyid dan Michel Yudistira Lumban Gaol beserta penasihat hukum terdakwa Heriyanto hadir langsung dalam ruang persidangan di Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PN Kelas IA Pangkalpinang.

MT Robby Anggoro menjelaskan, terdakwa Suardi menerangkan bahwa terdakwa mengakui proses penyerahan dan penandatanganan dokumen penawaran kontrak dan permintaan pembayaran pada hari yang sama. Yaitu pada 10 Desember 2020 lalu.

Baca juga:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.