Sabu Seberat 1,3 Gram Tergeletak di Bawah Tiang Listrik di Jalan Ganteng, Polisi Ringkus Buruh Harian

Konfrensi pers kurir sabu seorang buruh harian di Polres Belitung
Konfrensi pers kurir sabu seorang buruh harian di Polres Belitung. (OneKlikNews.com/Ferdi Aditiawan)

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COM – Tim Cobra Satres Narkoba Polres Belitung berhasil meringkus buruh harian berinisial NZ alias Bitet (31) karena menjadi kurir sekaligus pemakai narkotika jenis sabu, Selasa (8/11/2022).

Dari hasil penangkapan terhadap buruh harian ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah plastik klip bening berisikan sabu dengan berat bruto 1,3 gram, satu buah plastik snack dan satu unit handphone.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Belitung Ipda Belly Pinem menjelaskan, kronologis penangkapan bermula saat polisi menerima informasi dari masyarakat.

Informasi itu menyebutkan bahwa ada pelaku penyalahgunaan narkotika di seputaran Jalan Kamboja III, Kelurahan Kota, Tanjungpandan.

Kemudian polisi menuju ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku. Lalu polisi melakukan interogasi dan pemeriksaan handphone milik pelaku.

Hasilnya, pelaku mengakui hendak mengambil narkotika jenis sabu di Jalan Ganteng, Kelurahan Pangkalalang, Tanjungpandan untuk diserahkan kepada pembeli.

Selanjutnya, polisi melakukan control delivery terhadap pelaku untuk menuju ke lokasi pengambilan paket narkotika jenis sabu tersebut.

“Saat tiba di lokasi, paket sabu yang ingin pelaku ambil ini sudah terbungkus snack Hello Panda yang berada bawah tiang listrik. Setelah itu polisi langsung memanggil warga dan ketua RT setempat guna menyaksikan proses pembukaan paket,” kata Ipda Belly Pinem kepada OneKlikNews.com, Senin (14/11/2022).

Ancaman Hukuman

Ia menambahkan, saat ini pelaku berikut barang bukti sudah berada di Polres Belitung guna menjalani penyidikan lebih lanjut.

Polisi menjerat tersangka dengan primair Pasal 114 Ayat (1) subsidair 112 Ayat (1) lebih subsidair Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun Tentang Narkotika. Pelaku terancam hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara.

“Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku baru tiga bulan terakhir menjadi perantara dan pemakai narkotika jenis sabu,” sebut Ipda Belly Pinem. (dit)


Kuy, kepoin berita update lainnya dari media Onekliknews.com dengan join ke Grup Telegram “Onekliknews.com Update”. Klik link ini jika ingin bergabung https://t.me/onekliknews, Eeits tapi sebelumnya pastikan ponsel kamu sudah ada Aplikasi Telegram yaa.

Jangan lupa juga untuk Like Fanfage Facebook, Follow Instagram dan Subscribe channel Youtube One Klik News. Klik tulisan Biru Yaa gaes. . .

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.