oleh

Tersangka Pengeroyokan di Kontrakkan Air Merbau Bertambah Satu, Diserahkan Pihak Keluarga, Sisa Satu Tersangka Lagi

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COM – Tersangka pengeroyokan yang terjadi di kontrakkan Jalan Bhineka I, Desa Air Merbau, Tanjungpandan, Minggu (4/9/2022) dinihari lalu bertambah satu.

Satu tersangka baru tersebut berinisial VA. Tersangka menyerahkan diri usai pihak keluarga mengantarkan tersangka ke Mapolres Belitung satu hari setelah kejadian, tepatnya Senin (5/9/2022) lalu.

judul gambar

Dengan adanya penambahan tersangka baru, total sudah ada dua orang yang telah polisi tetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap korban bernama Rudi (35).

Sebelumnya, polisi telah terlebih dahulu meringkus tersangka Fr (24) saat berada di Desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Minggu (4/9/2022) sore lalu.

Meskipun demikian, polisi masih melakukan pengejaran terhadap satu orang pelaku lagi berinisial J yang juga ikut terlibat dalam pengeroyokan.

“Penangkapan terhadap dua tersangka ini menindaklanjuti laporan dari teman korban bernama Ratna Sari alias Dewi yang kebetulan saat kejadian berada di kontrakan korban,” kata Kasubsi Penmas Sihumas Polres Belitung Ipda Belly Pinem kepada OneKlikNews.com, Rabu (21/9/2022).

Kronologis

Ia menjelaskan, kronologis kejadian bermula saat pelapor sedang berada di kontrakan korban. Kemudian dua tersangka bersama pelaku J (DPO) datang ke kontrakan korban sambil marah-marah kepada pelapor.

Lalu tersangka Fr sempat berkata kepada pelapor Mane Handphone Aku Dew (mana handphone saya Dew,red). Pelapor menjawab Aku Dak Tau (Aku Tidak Mengetahui,red).

Setelah itu pelaku J (DPO) menanyakan kepada korban Mane Handphone Kawan Aku, (Mana Handphone Teman Saya,red). Korban menjawab Aku Dak Tau Ape-ape Bang, Aku Agik Tiduk (Saya Tidak Mengetahui Apa-apa Bang, Saya Lagi Tidur,red).

Merasa tidak puasa dengan jawaban dari pelapor dan korban, kedua tersangka dan pelaku J (DPO) langsung melakukan pemukulan terhadap korban menggunakan bambu, batu dan kayu yang pelaku ambil di sekitar kontrakan korban.

Melihat kejadian pengeroyokan ini, pelapor ketakutan dan langsung keluar dan pergi ke rumah pemilik kontrakan korban untuk meminta tolong.

Tak lama berselang, korban juga keluar dari kontrakan mengikuti pelapor untuk meminta pertolongan. Lalu pemilik kontrakan langsung keluar, melihat pemilik kontrakan korban keluar, kedua tersangka dan pelaku J (DPO) langsung melarikan diri.

Akibat pengeroyokan ini, korban mengalami luka robek bagian kepala belakang, dan tangan kanan dan kiri, serta mengalami luka memar tangan pada tangan sebagai sebelah kiri.

“Motifnya karena tersangka F kehilangan hp di kontrakan korban. Sebab para tersangka ini memang sering main dan berkumpul di kontrakan korban dan pelapor,” ungkap Ipda Belly Pinem.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat kedua tersangka Pasal 170 KUHP Tentang Pengeroyokan. Saat ini dua tersangka sudah berada di Polres Belitung guna penyidikan lebih lanjut.

“Sedangkan untuk satu pelaku berinisial J (DPO) masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran oleh anggota,” sebut Ipda Belly Pinem. (dit)


Kuy, kepoin berita update lainnya dari media Onekliknews.com dengan join ke Grup Telegram “Onekliknews.com Update”. Klik link ini jika ingin bergabung https://t.me/onekliknews, Eeits tapi sebelumnya pastikan ponsel kamu sudah ada Aplikasi Telegram yaa.

Jangan lupa juga untuk Like Fanfage Facebook, Follow Instagram dan Subscribe channel Youtube One Klik News. Klik tulisan Biru Yaa gaes. . .

judul gambar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.