oleh

Gelapkan Motor Honda PCX dan Beat di Beltim, Polisi Buru Pelaku Hingga ke Lampung

BELITUNG TIMUR, ONEKLIKNEWS.COM – Satreskrim Polres Belitung Timur meringkus satu dari dua pelaku penggelapan dua unit sepeda motor yang terjadi di Beltim.

Polisi meringkus pelaku yakni AS (32) di kediamannya di Desa Bumi Nabung, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (10/8/2022) lalu.

judul gambar

Sedangkan satu pelaku penggelapan motor di Beltim lainnya AN berhasil melarikan diri dan saat masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Dari hasil penangkapan terhadap pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor merk Honda Beat dan Honda PCX.

“Iya benar, setelah menerima laporan. Kami langsung berkoordinasi dengan unit Resmob Polres Lampung Utara dan berhasil mengamankan pelaku,” kata Kasatreskrim Polres Belitung Timur Iptu Fajar Riansyah Pratama, Jumat (12/8/2022) malam.

Ia menjelaskan, awalnya kedua pelaku datang ke tempat rental motor di Dusun Gunung, Desa Lalang Jaya, Manggar, Jumat (5/8/2022) lalu.

Keduanya lalu menyewa dua unit sepeda motor merek Honda Beat merah tanpa nopol dan Honda PCX merah BN 4851 XF.

Dua hari kemudian tepatnya Minggu (7/8/2022) siang, pelaku AN (DPO) mengirimkan pesan WhatsApp kepada pemilik rental dengan mengatakan ingin menyambung rentalan motor.

Lalu malam harinya, pelaku AN kembali mengirimkan pesan suara melalui WhatsApp. Saat itu pelaku mengatakan bahwa kedua motor tersebut akan pelaku antar pada keesokan paginya.

Melarikan Diri

Namun, pada Senin (8/8/2022) pagi, pemilik rental sempat mengirimkan pesan WhatsApp kepada pelaku AN untuk menanyakan uang rental. Tapi pelaku AN sudah memblokir nomor WhatsApp pemilik rental.

“Atas kejadian ini korban langsung melapor ke Polres Belitung Timur guna penyelidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Fajar Riansyah Pratama.

Berbekal laporan korban, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu dari dua orang pelaku yakni AS. Sedangkan pelaku AN melarikan diri.

“Kasus ini masih dalam pendalaman. Tersangka kami jerat Pasal 372 Juncto 378 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. Ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” sebut Iptu Fajar Riansyah Pratama. (dit)


Kuy, kepoin berita update lainnya dari media Onekliknews.com dengan join ke Grup Telegram “Onekliknews.com Update”. Klik link ini jika ingin bergabung https://t.me/onekliknews, Eeits tapi sebelumnya pastikan ponsel kamu sudah ada Aplikasi Telegram yaa.

Jangan lupa juga untuk Like Fanfage Facebook, Follow Instagram dan Subscribe channel Youtube One Klik News. Klik tulisan Biru Yaa gaes. . .

judul gambar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 komentar