oleh

Terima Uang dari Mantan Bendahara Desa Aik Sagak, Nanda Setiabudi Terjerat TPPU

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COM – Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Belitung melimpahkan berkas perkara P-21 Tahap II dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ke Jaksa Penuntut Umum, Senin (4/7/2022) kemarin.

TPPU ini merupakan perkara dari tindak pidana korupsi dalam Pengelolaan Keuangan Desa Aik Sagak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung Tahun Anggaran 2018-2019.

judul gambar

Kasi Intelijen Kejari Belitung MT Robby Anggoro menyebutkan saat ini sudah ada penyerahan tersangka Nanda Setiabudi serta barang bukti ke penuntut umum.

“Ya memang benar, penyidik pidana khusus Kejari Belitung sudah melimpahkan berkas tahap tindak pidana pencucian uang kemarin. Pak Kasi Pidsus langsung memimpin tim penyidik untuk melimpahkan berkas ke penuntut umum,” kata Anggoro kepada OneKlikNews.com, Selasa (5/7/2022).

Ia mengatakan, dalam perkara JPU menjerat tersangka dengan Primair Pasal 3 Joncto Pasal 10 UU No 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU Subsidair Pasal 5 Joncto Pasal 10 UU No 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan TPPU.

Dalam perkara ini tersangka menerima sejumlah uang dari terpidana GY (Bendahara Aik Saga). Uang tersebut berasal dari hasil tindak pidana korupsi dalam Pengelolaan Keuangan Desa Aik Sagak tahun anggaran 2018-2019.

Saat ini terpidana GY sedang menjalani hukuman sebab vonisnya telah berkekuatan hukum tetap. Yakni berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pangkalpinang dengan pidana selama 4 tahun penjara.

Selain itu, Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Belitung sebelumnya juga telah berhasil melakukan penyelamatan keuangan negara. Jumlahnya lebih kurang sebesar Rp 439.500.000.

“Uang yang berhasil penyidik selamatkan merupakan hasil sitaan dari tersangka. Selain itu juga dari para saksi yang menerima aliran dana dari tersangka,” sebut MT Robby Anggoro.

Ia menambahkan, saat ini tersangka sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungpandan. Selanjutnya dalam waktu dekat jaksa akan melimpahkan perkara ini ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Pangkalpinang Kelas IA. (dit)

judul gambar