Adu Kambing dengan Toyota Rush di Mempiu, Pengendara Mio Soul Tewas di Tempat

pengendara mio tewas tergeletak di jalan
Pengendara Yamaha Mio Soul tewas tergeletak di Jalan Raya Membalong, Dusun Mempiu, Desa Cerucuk, Badau usai terlibat laka adu kambing dengan Toyota Rush. (IST)

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COM – Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Mio Soul GT bernama Suhendra (28) meninggal dunia usai terlibat kecelakaan dengan mobil Toyota Rush, Rabu (4/5/2022) dinihari.

Peristiwa tersebut terjadi di ruas Jalan Raya Membalong, Dusun Mempiu, Desa Cerucuk, Badau, Belitung. Polisi menduga saat berkendara korban dalam pengaruh minuman beralkohol.

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian usai mengalami patah tulang bagian kaki sebelah kiri, patah tulang kaki sebelah kanan, patah tulang tangan sebelah kiri, luka robek bagian lutut kaki sebelah kanan, serta luka robek bagian kepala bagian belakang.

Sedangkan supir mobil Toyota Rush berwarna Metalik BN 2089 FB bernama Muhammad Andri Azhari (21) tidak mengalami luka sedikitpun.

Kasatlantas Polres Belitung Iptu M Tommy Franata menjelaskan, kronologis kejadian bermula saat Muhammad Andri Azhari mengendarai mobilnya melaju dari arah Tanjungpandan hendak ke Desa Lassar, Membalong.

Dari arah berlawanan muncul korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul GT warna biru BN 7750 GU yang diduga kuat dalam pengaruh minuman beralkohol.

Setiba di lokasi kejadian, korban secara langsung mengambil jalur mobil yang Muhammad Andri Azhari kendarai.

Supir mobil mencoba menghindari pengendara Mio Soul ke arah kanan jalan. Tapi korban justru ikut mengarah kembali ke arah kanan jalan.

Terpental

Supir mobil kembali menghindar ke arah kiri jalan. Tapi lagi-lagi korban mengikuti arah jalur mobil. Karena jarak antara kedua kendaraan sudah dekat, tabrakan tidak bisa terhindarkan.

“Saat kecelakaan terjadi, supir mobil sempat membanting stir ke arah kiri jalan sehingga keluar dari jalan raya. Sedangkan korban terpental dari ke arah belakang dan seketika tergeletak di kiri jalan,” kata Iptu M Tommy Franata kepada OneKlikNews.com, Rabu (4/5/2022).

Ia menambahkan, polisi sudah menangani perkara kecelakaan ini. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah berada di kantor Unit Laka Satlantas Polres Belitung.

Sedangkan pihak keluarga sudah membawa jenazah korban ke rumah duka. Sebelumnya jenazah korban sempat dibawa ke RSUD dr H Marsidi Judono untuk menjalani pemeriksaan.

“Kami imbau kepada masyarakat agar senantiasa berhati-hati, hindari berkendara dalam keadaan mabuk. Karena saat ini masih suasana lebaran, tentunya keluarga menunggu di rumah,” imbau Iptu M Tommy Franata. (dit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.