Puluhan Ribu UMKM Tersebar di Belitung, Rudi Hartono: Pejuang Ekonomi di Tengah Pandemi

rudi hartono tentang umkm belitung
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rudi Hartono saat sosialisasi Perda No 13 Tahun 2017 Tentang Komperasi dan UMKM. (Publikasi-Set.Dprd_Babel@2022)

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COM – Setidaknya ada 180.184 pelaku UMKM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Khusus di Belitung ada sebanyak 20.452 UMKM yang terbagi menjadi 19.671 usaha, usaha kecil sebanyak 774 dan usaha menengah ada 7.

Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sopiar mengatakan jumlah pelaku UMKM yang tersebar di Belitung cukup banyak.

“Total pelaku UMKM di Belitung ini ada sekitar 20.452, lumayan banyak,” kata Sopiar kegiatan penyebarluasan Perda di SW Resto, Sabtu (16/04/2022).

Sedangkan jumlah koperasi di Bangka Belitung mencapai 1116 koperasi. Sedangkan yang aktif hanya sekitar 708 koperasi, yang memiliki sertifikat NIK 334, tahun kemarin yang melaksanakan RAT 295.

“Berarti sekitar 60 persen koperasi di Bangka Belitung ini aktif,” tambah Sopiar.

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rudi Hartono mengatakan pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi koperasi dan UMKM. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku UMKM maupun koperasi untuk maju dan berkembang.

Menurut politisi Partai Demokrat ini, para pelaku usaha dan masyarakat sangat penting untuk memahami Perda No 13 Tahun 2017 Tentang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil.

“Dengan adanya perda ini bagaimana agar koperasi dan usaha kecil lebih berdaya, maju dan berkembang,” sebut legislator dari Daerah Pemilihan Belitung dan Belitung Timur ini.

Pria yang menjabat sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini juga menekankan bahwa pemerintah untuk melakukan pendampingan terhadap usaha kecil.

“Bagaimana para usaha kecil ini berjalan, pertama harus punya legalitas. Agar punya legalitas maka kita ada pendampingan,” sebut Rudi Hartono.

Perizinan

Pemerintah juga harus terus mendorong dan memberi kemudahan dalam memajukan usaha kecil. Antara lain dengan melakukan pendampingan, bantuan modal usaha dalam meningkatkan produksi, perizinan, legalitas usaha dan pemasaran.

“Pengusaha kecil merupakan pejuang ekonomi. Kalau bikin proposal yang jelas harus ada Nomor Induk Berusaha (NIB) dulu, harus legal dulu. Mungkin juga ada hal- hal lain yang bisa didukung,” imbuh Rudi Hartono.

Ia berharap Belitung memiliki rumah kemasan. Hal tersebut terkait dengan pemasaran produk. Yakni bagaimana desain kemasan produk usaha kecil bisa menarik perhatian para pembeli sehingga produk itu memiliki nilai jual.

“Jadi bapak ibu semua tidak berjalan sendiri, didampingi. Terima kasih bapak ibu sudah bersedia hadir, Mudah-mudahanan kegiatan ini terus berkesinambungan berjalan dan kita terus bersinergi. Sehingga menjadi manfaat untuk meningkatkan ekonomi kita semua,” papar Rudi Hartono.

Hadir juga dalam kegiatan ini Sekretaris Camat Tanjungpandan Sanwani serta Sekretaris DPRD Babel H Marwan serta narasumber dari Dinas Koperasi UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sopiar. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.