oleh

Usai Salat Jumat di Masjid Dekat Kantor Desa Air Saga, Kari Diringkus Satreskrim Polres Belitung, Ini yang Ia Lakukan?

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COM – Satreskrim Polres Belitung meringkus Kari (46), pelaku tindak pidana penipuan atau penggelapan uang sebesar Rp. 200 juta.

Polisi meringkus warga pendatang asal Cirebon, Jawa Barat tersebut di kediamannya Jalan Pak Tahau, RT 13/06, Desa Aik Saga, Tanjungpandan, Jumat (25/3/2022) lalu.

judul gambar

Sebelum melakukan penangkapan, polisi terlebih membuntuti pelaku sampai ke kediamannya. Pasalnya pelaku baru selesai melaksanakan salat jumat di masjid sebelah kantor Desa Aik Saga.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Belitung Ipda Belly Pinem menjelaskan, kronologis kejadian bermula saat pelaku menghubungi korban bernama Nanfa alias Akong via telepon pada 18 Desember 2020 lalu.

Pelaku menghubungi korban untuk memberitahu bahwa ada borongan pembongkaran pabrik di Cirebon yang membutuhkan dana sebesar Rp.200 juta. Pabrik itu bergerak dalam bidang jual beli besi tua (besi buruk).

Setelah melakukan percakapan melalui telepon, korban langsung mentransfer uang sebesar Rp.200 juta secara bertahap ke rekening pelaku. Pertama pada 18 Desember, dan kedua pada 19 Desember.

Usai menerima uang transferan, pelaku menemui korban untuk menyatakan tanda terima dan tanda tangan kontrak bisnis pembongkaran pabrik.

Lalu korban mengambil nota kosong sebagai tanda jadi, dalam nota itu tertera tanda tangan korban dan pelaku. Setelah menandatangani nota tanda terima, pelaku langsung pulang ke rumahnya.

Selang satu minggu kemudian, korban menghubungi pelaku via telepon. Namun pelaku tidak dapat dihubungi lagi. Lantas korban berinisiatif mencari pelaku ke kontrakan akan tetapi pelaku sudah pindah.

Hingga akhirnya, korban membuat laporan secara resmi ke Mapolres Belitung pada Jumat (25/3/2022). Sampai laporan yang korban buat, uang maupun besi tuanya tidak ada kabar.

“Penangkapan terhadap pelaku menindaklanjuti laporan korban karena mengalami kerugian Rp 200 juta,” kata Ipda Belly Pinem kepada OneKlikNews.com, Senin (28/3/2022).

Menunggu Kari Salat Terlebih Dahulu

Berbekal laporan korban, polisi melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa pelaku berada di kediamannya Jalan Pak Tahau dan hendak melaksanakan ibadah salat jumat.

Menerima informasi itu, polisi langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penangkapan. Tapi sebelum menangkap pelaku, polisi terlebih dahulu menunggu dan membuntuti pelaku usai pelaku melaksanakan ibadah salat jumat.

“Hasil interogasi awal, pelaku mengaku perbuatannya. Antara pelaku dan korban memang saling mengenal lantaran sama-sama berbisnis besi tua,” beber Ipda Belly Pinem.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat pelaku Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun kurungan penjara.

“Saat ini pelaku sudah berada di Polres Belitung untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. Polisi juga telah resmi menetapkan pelaku sebagai tersangka,” pungkas Ipda Belly Pinem. (dit)


Kuy, kepoin berita update lainnya dari media Onekliknews.com dengan join ke Grup Telegram “Onekliknews.com Update”. Klik link ini jika ingin bergabung https://t.me/onekliknews, Eeits tapi sebelumnya pastikan ponsel kamu sudah ada Aplikasi Telegram yaa.

Jangan lupa juga untuk Like Fanfage Facebook, Follow Instagram dan Subscribe channel Youtube One Klik News. Klik tulisan Biru Yaa gaes. . .

Editor: Faizal

judul gambar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.