oleh

Akhirnya, PT BMMI Bayar Denda Rp 1,05 Miliar Atas Perkara Korporasi Reklamasi Ilegal di Bibir Pantai Hotel Bahamas

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COM – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung melakukan eksekusi atas putusan PN Tanjungpandan terhadap perkara korporasi reklamasi ilegal bibir pantai Hotel Bahamas, Jalan Pattimura, Desa Aik Saga Tanjungpandan, Selasa (11/1/2022).

Perkara korporasi reklamasi ilegal yang menyeret PT BMMI sebagai terdakwa tersebut sebelumnya sudah mendapat putusan PN Tanjungpandan melalui sidang pada tanggal 22 Juli 2021 lalu.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menyatakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perhotelan itu bersalah melanggar Pasal 109 juncto Pasal 116 ayat (1) huruf a Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Proses pembayaran denda dipimpin Kajari Belitung I Gede Punia Atmaja didampingi Kajati Babel Daroe Tri Sadono dan Kajari Beltim Abdul Kadir dan jajarannya. Turut hadir penasihat hukum PT BMMI Rahmaniar mewakili perusahaan beserta pihak Bank BRI Tanjungpandan.

“Hari ini kami menerima pembayaran denda dari terdakwa sekaligus terpidana PT BMMI sejumlah Rp 1,05 miliar berdasarkan putusan PN Tanjungpandan,” kata Kajari Belitung I Gede Punia Atmaja, Selasa (11/1/2022).

Ia menambahkan putusan tersebut memberikan pelajaran bahwa setiap kegiatan harus berdasarkan perijinan. Jika tidak mempunyai perijinan lengkap, maka konsekuensinya berhadapan dengan hukum.

Ia juga mengapresiasi itikad baik dari PT BMMI selaku terpidana yang telah membayar denda sesuai putusan pengadilan

“Langkah selanjutnya, saya sudah terbitkan surat perintah dan nanti uang pembayaran denda akan kami setor ke kas negara sebagai PNBP,” ujar I Gede Punia Atmaja.

Baca Juga :

Pemberitaan sebelumnya, PT. Belitung Mandiri Mulia Indah (BMMI) terdakwa perkara koorporasi reklamasi ilegal (Hotel Bahamas) divonis denda 1 miliar 50 juta. Vonis tersebut dibacakan majelis hakim dalam sidang dengan agenda putusan yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Kamis (22/7/2021).

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung yang menuntut terdakwa PT. BMMI dengan denda 1,2 miliar.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim berpendapat, sesuai fakta-fakta hukum yang terungkap selama proses persidangan mulai dari keterangan saksi, saksi ahli, replik duplik, dan keterangan terdakwa.

Perbuatan PT BMMI sudah memenuhi unsur sebagaimana dakwaan alternatif kedua yakni Pasal 109 joncto Pasal 116 Ayat (1) huruf a Undang-undang RI Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Adapun hal-hal yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup. Hal yang meringankan terdakwa belum pernah terjerat hukum sebelumnya, terdakwa mengakui perbuatannya, dan mengaku menyesal.

Oleh karenanya mengadili, menyatakan perbuatan PT BMMI terbukti secara dan meyakinkan bersalah telah merusak lingkungan. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa dengan denda sebesar 1 miliar 50 juta rupiah.(dit)


Kuy, kepoin berita update lainnya dari media Onekliknews.com dengan join ke Grup Telegram “Onekliknews.com Update”. Klik link ini jika ingin bergabung https://t.me/onekliknews, Eeits tapi sebelumnya pastikan ponsel kamu sudah ada Aplikasi Telegram yaa.

Editor: Faizal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

News Feed