Tak Jawab Telpon dan SMS Minta Tolong dari 2 September, Junaidi Derani Keluhkan Kinerja dr Hendra

Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Junaidi Derani. (foto: Dirga Firgiawan/OneKlikNews.com)
Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Junaidi Derani. (foto: Dirga Firgiawan/OneKlikNews.com)

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Junaidi Derani keluhkan kinerja Direktur RSUD dr H. Marsidi Judono, dr Hendra atas pelayanannya terhadap masyarakat, Selasa (30/11/2021).

Junaidi Derani menceritakan keluhan ini bermula lantaran dr Hendra tidak responsif bahkan tidak memberikan jawaban atas panggilan serta pesan SMS darinya pada awal September lalu.

Padahal, kata Junaidi, saat itu, terdapat seorang warga yang sangat membutuhkan pertolongan berupa sebuah mobil jenazah.

Karena tidak ada respon dari petugas RSUD, warga tersebut lalu menelponnya dan menyebutkan bahwa mertuanya telah meninggal saat dalam perjalanan ke RSUD dan saat ini sedang berada di halaman parkir RSUD.

Namun karena jenazah tersebut sudah tidak bisa lagi didudukkan, untuk itu pihak keluarga memutuskan untuk meminta pertolongan sebuah mobil jenazah atau ambulance.

“Menantu korban langsung menelpon saya untuk minta tolong meminjam mobil ambulan atau mobil jenazah karena mayat sudah tidak bisa lagi didudukkan dan harus dibaringkan. Jadi harus pinjam mobil ambulan atau mobil jenazah,” ujar Junaidi Derani kepada OneKlilNews.com, Selasa (30/11/2021).

Kemudian usai mendapat telpon dari warga tersebut, ia berinisiatif untuk menelpon dr Hendra, dengan harapan dapat membantu warga yang sedang dalam kesulitan itu. Namun sayangnya, dr Hendra tidak menjawab bahkan tidak menanggapi pesan darinya.

“Saya telpon lah si direktur rumah sakitnya, dr Hendra. dak angkat (tidak angkat). Saya SMS tidak ada balasan, sampai saat ini. Kejadian 2 September, malam,” bebernya.

Junaidi Derani: Kalau Capek Mundur Saja

Atas hal tersebut, ia merasa telah dilecehkan atas tidak responsifnya pelayanan dari dr Hendra terhadap dirinya sebagai wakil rakyat.

“Ini kan kurang responsif, saya merasa dilecehkan dengan ini. Jadi saya berbicara di sidang paripurna kemarin,” kata Politisi Partai Hanura ini.

Ia bahkan menyebutkan jika memang dr Hendra merasa sudah capek atas jabatannya maka silahkan mundur karena masih banyak yang inginkan posisi ini.

“Saya tidak terpikir supaya dia mundur dari jabatan. Kalau capek mundur saja, masih banyak yang mengantri untuk menjadi Direktur RSUD,” pungkasnya. (mg1)


Kuy, kepoin berita update lainnya dari media Onekliknews.com dengan join ke Grup Telegram “Onekliknews.com Update”. Klik link ini jika ingin bergabung https://t.me/onekliknews, Eeits tapi sebelumnya pastikan ponsel kamu sudah ada Aplikasi Telegram yaa.

Editor: Faizal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar