oleh

CV Global Hidup Sentosa Baru Ambil Sampling, Belum Lakukan Eksploitasi

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COM – Direktur CV Global Hidup Sentosa Marsono menegaskan pihaknya hingga saat ini belum melakukan eksploitasi tambang pasir kuarsa di Dusun Air Kundur, Desa Membalong, Kecamatan Membalong.

Menurutnya aktivitas yang dilakukan sekitar sebulan yang lalu itu hanya pengambilan sampling. Hal tersebut untuk mengetahui hasil laboratorium kandungan pasir tersebut sesuai spek permintaan perusahaan pemesan atau tidak.

judul gambar

Hal ini menanggapi penolakan masyarakat sekitar terhadap aktivitas eksploitasi yang CV Global Hidup Sentosa lakukan. Padahal perusahaan tersebut baru mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) eksplorasi.

“Kami sudah berhenti aktivitas tiga minggu lalu, dan aktivitas itu bukan eksploitasi, tapi kami mendampingi surveyor mengambil sampling. Aktivitas itu pemasangan alat, pembangunan camp, dan pengambilan sampling,” tegas Marsono kepada wartawan, Jumat (24/9/2021).

Marsono memaparkan, perusahaan pemilik IUP seluas 19,97 hektar tersebut juga sudah melakukan sosialisasi terhadap pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar terkait akan adanya aktivitas penambangan.

“Kita sudah dua kali sosialisasi, satu kali tidak resmi, satu kalinya hadiri juga masyarakat, Pak Kades, Kadus, Kapolsek. Setelah diberi pemahaman, mereka (masyarakat, red) akhirnya paham ada investasi yang harus dijaga,” jelas Marsono.

Tampung Aspirasi

Pihak CV Global Hidup Sentosa bahkan sudah menampung aspirasi dari masyarakat, terkait permintaan dari masyarakat bila aktivitas penambangan tersebut berjalan. Marsono juga menegaskan banyak masyarakat sekitar yang ditampung sebagai tenaga kerja.

“Sudah kita tampung semua, tapi kan kita belum eksploitasi, makanya belum kita sampaikan. Terus ada juga kelompok yang ingin mengembangkan kelapa, nantinya kita juga siapkan bibitnya,” papar Marsono.

Marsono juga menegaskan saat ini pihaknya sudah melakukan pendaftaran Online Single Submission (OSS) untuk menapatkan izin usaha. Selain itu juga sudah melakukan pembayaran jaminan kepada pemerintah.

Sebelumnya masyarakat perwakilan Dusun Air Kundur didampingi mantan anggota DPRD Kabupaten Belitung I Bagus Diarsa dan Syamsudin serta mantang angota DPRD Babel Edi Nasapta menyerahkan dokumen penolakan ke Cabang Dinas ESDM Babel Wilayah Belitung, Senin (20/9/2021) lalu. (azm)


Kuy, kepoin berita update lainnya dari media Onekliknews.com dengan join ke Grup Telegram “Onekliknews.com Update”. Klik link ini jika ingin bergabung https://t.me/onekliknews, Eeits tapi sebelumnya pastikan ponsel kamu sudah ada Aplikasi Telegram yaa.

Jangan lupa juga untuk Like Fanfage Facebook, Follow Instagram dan Subscribe channel Youtube One Klik News. Klik tulisan Biru Yaa gaes. . .

judul gambar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.