oleh

Sanem Tak Halangi Alfamart dan Indomart Masuk ke Belitung, Begini Syaratnya!

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COM – “Di Belitung, Alfamart ataupun Indomart boleh buka, asalkan di daerah Kecamatan Membalong dan Badau saja.” Begitulah kata Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) menanggapi kabar bakal masuknya dua swalayan ternama tersebut ke Belitung.

Investasi pusat perbelanjaan paling ideal di Belitung berada di ibu kota kabupaten, yakni Tanjungpandan. Pasalnya mayoritas masyarakat Belitung tinggal di Tanjungpandan, selain itu kota di sisi barat Pulau Belitung ini juga pusat perdagangan dan jasa.

judul gambar

Statemen orang nomor satu di Belitung ini mengisyaratkan bahwa ia tidak memperkenankan kedua merek dagang tersebut masuk. Pasalnya, kedua swalayan terkenal tersebut pasti enggan untuk membuka gerainya di dua wilayah itu.

Sanem mengatakan, ia sengaja berkomitmen seperti itu demi majunya perekonomian masyarakat daerah. Menurutnya jika mini market ini buka di Belitung, khususnya Tanjungpandan, maka toko-toko kecil milik masyarakat akan terpinggirkan.

“Kita tetap berkomitmen, tapi kita jangan dituduh untuk menghalang-halangi orang untuk berinvestasi. Kita tetap memberi peluang untuk mereka, daerah Membalong dan daerah Badau,” kata Sanem.

Toko

Sekali lagi ia menegaskan tetap memberi peluang kedua supermarket tersebut masuk ke Belitung dengan ketentuan membuka gerai di dua wilayah tersebut. Syarat lain juga ditentukan pemerintah bila investasi tersebut masuk.

“Jadi aku bukan membatasi persaingan bisnis, aku memikirkan masyarakat kita juga. Baru buka kedai kecil-kecilan pasti kalah dengan mereka,” tambah Sanem.

Selain itu, pembukaan gerai kedua supermarket tersebut minimal harus berjarak 100 meter dari toko punya masyarakat dan dengan surat pernyataan dukungan dari pemilik toko setempat.

“Jika mereka mau, silahkan ke Membalong dan Badau dengan syarat 100 meter dari toko punya masyarakat. Dan dengan surat pernyataan yang bersangkutan memberikan dukungan. Jika itu dilakukan baru kita memberikan rekomendasi,” tegas Sanem.

Ia juga menyebutkan, mini market tersebut sudah dari beberapa tahun terakhir bahkan hampir setiap tahunnya mengajukan permohonan tersebut.

“Kita tetap komitmen, masyarakat kita ini kan baru mau hidup baru mau bangkit perekonomiannya, dan tiba-tiba terkena corona. Dan banyak masyarakat baru mau buka toko-toko kedai-kedai, dan tiba-tiba misalnya masuk (Alfamart dan Indomart, red) jelas masyarakat kita akan tersaingi, pasti. Kasihan mereka,” kata Sanem. (co2)

judul gambar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.