Empat Hari Awal Larangan Mudik, 104 Ribu Kendaraan Pemudik Dipaksa Putar Balik

Penyekatan jalan dan putar balik saat memasuki larangan mudik. (Net)

SEMARANG, ONEKLIKNEWS.COM – Jajaran kepolisian memaksa 104 ribu kendaraan pemudik memutarbalik di seluruh titik pos penyekatan mudik selama empat hari awal larangan mudik.

Hal ini dikatakan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs Istiono saat meninjau titik penyekatan Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Senin (10/5/2021).

Ia juga menyebutkan, secara nasional situasi keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas terkendali. Hal ini berkat kerjasama semua instansi terkait.

“Kemudian situasi selama 4 hari ini dapat terkelola dengan baik dan maksimal berkat kerjasama semua intansi terkait dan dinamika operasi di lapangan. Fluktuasi kita bisa kelola secara sinergis berkesinambungan,” ucap Irjen Pol Drs Istiono.

Tindakan kepolisian ini terbukti mampu menurunkan volume kendaraan menuju ke arah Jawa Tengah sebanyak 60 persen. Sedangkan volume kendaraan menuju Jawa Barat turun 70 persen.

381 Titik

Bahkan volume kendaraan yang menuju ke arah ke Sumatera juga turun setidaknya 41 persen. Pada Senin (10/5/2021) saja, jumlah kendaraan yang terindikasi mudik dan harus putar balik mencapai 23 ribu.

“Arus masih banyak didominasi oleh angkutan barang. Kemudian putar balik arah hari ini lebih kurang 23 ribu,” sebut mantan Kapolda Babel ini.

Operasi Ketupat 2021 mulai sejak 6 Mei lalu dan akan berlangsung hingga 17 Mei seiring dengan adanya kebijakan larangan mudik. Korlantas memetakan 381 titik penyekatan untuk menghalau pemudik. (azm)

Baca juga:


Kuy, kepoin berita update lainnya dari media Onekliknews.com dengan join ke Grup Telegram “Onekliknews.com Update”. Klik link ini jika ingin bergabung https://t.me/onekliknews, Eeits tapi sebelumnya pastikan ponsel kamu sudah ada Aplikasi Telegram yaa.

Jangan lupa juga untuk Like Fanfage Facebook, Follow Instagram dan Subscribe channel Youtube One Klik News. Klik tulisan Biru Yaa gaes. . .

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.