oleh

Pujasena Terkesan Kumuh, Padahal Dulu Tempat Nongkrong Favorit

BELITUNG, ONEKLIKNEWS.COM – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Edi Usdianto (Edu) langsung turun langsung ke lokasi setelah mendapatkan laporan adanya timbunan sampah di Pasar Pujasena, Selasa (9/3/2021).

Setelah meninjau pasar yang berlokasi di Jalan Gegedek, Kelurahan Parit, Tanjungpandan, Belitung tersebut, Edi Usdianto sangat menyayangkan terjadinya penumpukan sampah di lokasi kuliner yang sempat menjadi favorit pada masanya.

“Setelah kita cek, memang ada tumpukan sampah tersebut di tangga belakang Pujasena ini. Padahal kalau gak salah tangga tersebut ada nilai sejarahnya, ini yang kita sayangkan. Kok tempat besejarah itu menjadi pembuangan sampah,” kata Edu ini kepada OneKlikNews.com, Selasa (9/3/2021).

Petugas DLH juga mengecek gorong-gorong. Kondisi drainase di lokasi ini juga tak kalah memperihatinkan. Pasalnya seluruh drainase di lokasi ini mampet dan menimbulkan bau tak sedap yang menyengat.

Edu mengakui tidak ada penempatan petugas kebersihan di lokasi tersebut. Mulai Rabu lalu ada petugas membersihkan tumpukan sampah Pasar Pujasena ini. Sebagai langkah awal, DLH menurunkan 2 tim Satgas Lebah untuk membersihkan lokasi tersebut.

“Memang sebenarnya tidak terlalu rumit gitu kalau melihat kondisi di sana. Tinggal kita bersihkan saluran air di situ depan belakang dan pasti tidak akan mampet lagi apalagi bau. Untuk itu mulai sama-sama kita jaga kebersihan di sana,”  tegas Edu.

Berharap Pujasena Kembali Seperti Dulu

Ia bertekat membuat Pasar Pujasena ini kembali menjadi tempat favorit masyarakat nongkrong yang kekinian. Sehingga tidak terlihat kumuh lagi dan masyarakat kembali berdatangan untuk mencari kuliner.

 “Sangat disayangkan, begitu kita melihat dulunya itu (Pujasena, red) merupakan salah satu tempat favorit kita santai nongkrong, sekarang sudah nggak ada yang mau nongkrong. Mereka sudah kalah bersaing dengan yang ada di luar,” ujar Edu.

“Nanti kalau kita tingkatkan kebersihan di sana kemudian kesannya tidak terlalu kumuh, masyarakat juga akan berkunjung ke sana roda perekonomian pendapatan dari para pedagang akan kembali lagi. Jadi kita berharap di sana kembali lagi banyak masyarakat yang nongkrong,” harap Edu.

Ia berharap ada dukungan dari dinas terkait yang menaungi Pujasena ini. Sehingga dinas terkait seperti Dinas Koperasi, UMK dan Ketenagakerjaan ini bisa men-support dalam hal perbaikan sarana dan prasarana yang ada disana.

“Karena kita lihat, banyak juga di sana yang harus perbaikan walau tidak terlalu parah, seperti WC dan lainnya. Kita juga akan meminta kepada dinas terkait yang membawahi Pujasena ini supaya tegas sedikit kepada para pedagang yang melakukan tambahan-tambahan tempat jualan ini, jangan sampai terlihat terlalu kumuh,” tegas Edu. (co2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed